Telematika

Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang Telematika. Kebetulan saya diberikan tugas membahas tentang apa itu Telematika. Telematika biasanya disangkut pautkan dengan teknologi. Anda pasti pernah mendengar di televisi pada sebuah acara berita yang menampilkan gambar - gambar seronok para artis yang tidak di ketahui keasliannya, biasanya untuk menunjukkan keasliannya para pemburu berita bertanya kepada ahli Telematika "Roy Suryo" tetapi kelanjutannya tetap tidak diketahui :3 oke, sepertinya saya terlalu banyak basa - basi .. sebelumnya saya akan membahas apa itu Telematika.

Menurut Wikipedia.org kepanjangan Telematika adalah Telekomunikasi dan Informatika. Kata "Telematika" di adopsi dari bahasa prancis yang seharusnya ditulis "TELEMATIQUE" yang dapat diartikan sebagai bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi.

Sejarah Telematika

Istilah Telematika pertama kali digunakan oleh Indonesia sebagai perubahan pada nama salah satu laboratorium telekomunikasi di ITB (Institut Teknologi Bandung) pada tahun 1978. Cikal bakal Laboratorium Telematika berawal pada tahun 1960-an. Sempat berganti-ganti nama mulai dari Laboratorium Switching lalu Laboratorium Telekomunikasi Listrik. Seiring perjalanan waktu dan tajamnya visi para pendiri, pada tahun 1978 dilakukan lagi perubahan nama menjadi Laboratorium Telematika. Ketika itu, nama Telematika tidak sepopuler seperti sekarang. Pada tahun 1978 itulah, di Indonesia, istilah Telematika pertama kali dipakai.
Para praktisi mengatakan bahwa TELEMATICS merupakan perpaduan dari dua kata yaitu dari “TELECOMMUNICATION and INFORMATICS” yang merupakan perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah telematika juga dikenal sebagai “the new hybrid technology” karena lahir dari perkembangan teknologi digital. Dalam wikipedia disebutkan bahwa Telematics juga sering disebut dengan ICT (Information and Communications Technology).
Salah satu milis internet Indonesia terbesar adalah milis Telematika. Dari milis inipun tidak ada penjelasan mengapa milis ini bernama telematika, yang jelas arsip pertama kali tercatat dikirimkan pada tanggal 15 Juli 1999. Dari hasil pencarian di arsip mailing list Telematika saya menemukan salah satu ulir diskusi menarik (membutuhkan login) tentang penamaan Telematika yang dikirimkan oleh Paulus Bambang Wirawan.

Istilah telematika sering dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah:
  • Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.
  • Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).
  • Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles danvehicle telematics).

Istilah telematika merujuk pada hakekat cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekomunikasi, media dan informatika. Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi. Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari TELECOMMUNICATION and INFORMATICS sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai {the new hybrid technology} yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah konvergensi. Semula Media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu.

Belakangan baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga menghadirkan Media Komunikasi baru. Lebih jauh lagi istilah TELEMATIKA kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi TELEKOMUNIKASI, MEDIA dan INFORMATIKA yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi TELEMATIKA kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau {the Net}. Dalam perkembangannya istilah Media dalam TELEMATIKA berkembang menjadi wacana MULTIMEDIA. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu ambiguitas jika istilah TELEMATIKA dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika. Secara garis besar istilah Teknologi Informasi (TI), TELEMATIKA, MULTIMEDIA, maupun Information and Communication Technologies (ICT) mungkin tidak jauh berbeda maknanya, namun sebagai definisi sangat tergantung kepada lingkup dan sudut pandang pengkajiannya.

(sumber:http://rrezzablog.blogspot.com/2009/09/definisi-telematika.html)

Dari beberapa penjelasan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa Telematika adalah sebuah ilmu yang berkembang melalui teknologi informasi.  Dimana teknologi informasi adalah hasil rekayasa manusia terhadap proses penyampaian informasi dari pengirim ke penerima sehingga penyebaran informasi lebih cepat, lebih luas, dan lebih lama penyimpanannya.

Setiap ilmu atau benda yang telah diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa memiliki fungsi masing - masing termasuk Telematika. Telematika memiliki fungsi utama yang tercatat didalam hukum acara pidana yaitu sebagai hukum formil agar mendapatkan kebenaran materiil, untuk mencapai kebenaran yang materiil tersebut hukum acara pidana dibantu dengan metode pembuktian atau hukum pembuktian. Perkembangan teknologi yang sangat pesat seperti sekarang ini dapat menjadi faktor berkembangnya kejahatan didunia telekomunikasi saat ini yang pelakunya tidak dapat diketahui.

Disarankan Hendaknya aparat penegak hukum lebih memanfaatkan fungsi keterangan ahli telematika dalam menangani masalah tindak pidana yang berkaitan dengan tindak pidana mayantara, hendaknya penegak hukum dalam melakukan proses pembuktian pada peradilan pidana harus lebih bekerja keras dalam mengungkap suatu peristiwa pidana dengan melakukan interpretasi/penafsiran serta menggali nilai-nilai yang tumbuh dalam masyarakat, sehingga tidak hanya terbatas pada ketentuan hukum pidana tertulis saja, hendaknya sumber daya manusia terutama aparat penegak hukum perlu ditingkatkan sehingga dapat menyelesaikan segala permasalahan khususnya yang berhubungan dengan kejahatan dunia maya (Cyber Crime). 


Sebagai contoh kejahatan dalam dunia Telematika biasanya sesuatu hal yang sudah berhubungan dengan Komputer dan Informasi sering disalah gunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Misal : ada sebuah foto seronok di internet dan media sosial dengan 1 orang model laki - laki dan 1 model perempuan keduanya beradegan mesra di dalam foto itu dan kedua model tersebut memiliki wajah seperti artis terkenal di indonesia.
Kesimpulan yang dapat di ambil dalam ilustrasi foto tersebut adalah :
1. apakah foto wajah yang terdapat dalam foto tersebut adalah foto artis yang bersangkutan ? jika bukan, maka hal tersebut dapat dikatakan sebagai kejahatan Telematika.
2. apakah model dalam foto tersebut benar - benar beradegan mesra ?? dan lain - lain ..

(sumber : http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2009/10/pengertian-dan-fungsi-telematika/)

Penulis :

Nama : Nuranissa Maimun
NPM   :15111338
Kelas  : 4KA31

~ Biaya Produksi ~


~ Biaya Produksi ~
Definisi :
Biaya adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan berbagai macam pengeluaran dari suatu perusahaan. Biaya merupakan factor utama dalam kemajuan suatu perusahaan, biaya biasanya digunakan untuk berbagai keperluan yang dibutuhkan untuk perusahaan. Biaya perlu diperhatikan dalam 2 jangka waktu, yaitu :
  •   Jangka Panjang, yaitu jangka waktu dimana semua factor produksi dapat mengalami perubahan baik perubahan yang baik ataupun perubahan yang buruk.
  •      Jangka Pendek, yaitu jangka waktu dimana sebagian factor produksi dapat berubah dan sebagian lainnya tidak dapat berubah

Biaya produksi dapat dibedakan menjadi 2 macam, yaitu :
  • Biaya Tetap (Fixed Cost)

Merupakan biaya yang tidak tergantung pada volume produksi atau biaya yang dikeluarkan tetap dan tidak berubah meskipun volume produksi berubah
  •       Biaya Variabel (Variabel Cost)

Merupakan biaya yang dikeluarkan sesuai dengan volume produksi
Dalam analisis biaya produksi perlu memperhatikan hal berikut ini :
a.       Biaya produksi rata – rata
Biaya ini meliputi biaya produksi total rata – rata, biaya produksi tetap rata – rata, dan biaya variable rata – rata.
b.      Biaya produksi marjinal
Biaya ini merupakan biaya produksi tambahan yang harus dikeluarkan guna menambah satu unit produksi.

Biaya menurut keterlibatan didalam pembuatan produk :
1.      Biaya Bahan Langsung
Merupakan biaya yang dikeluarkan untuk keperluan produksi misal pembelian bahan baku
2.      Biaya Buruh Langsung
Merupakan biaya yang dikeluarkan untuk membayar upah pekerja yang terlibat dalam kegiatan pembuatan produksi
3.      Biaya Tak Langsung Pabrik
Merupakan biaya yang dibutuhkan didalam pabrik atau biaya yang digunakan untuk keperluan pabrik
4.      Biaya Komersial
Merupakan biaya tak langsung yang terjadi di pabrik

Kesimpulan
Berdasarkan materi diatas biaya produksi merupaka biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan produksi dalam suatu perusahaan. Biaya produksi yang dikeluarkan meliputi biaya untuk pembelian bahan baku, biaya untuk keperluan tambahan serta biaya yang dikeluarkan untuk memberikan upah kepada pekerja yang terlibat dalam kegiatan produksi.

 

Disusun Oleh :
Nama               : Nuranissa Maimun
NPM                : 15111338
Kelas               : 2KA31

Bibliografi

Bibliografi

a. Definisi
    Kata Bibliografi berasal dari bahasa yunani yaitu βιβλιογραφία (biliographia), pengertian biblio grafi secara harfiah adalah ("Penulisan Buku"). secara keseluruhan, bibliografi tidak hanya berkaitan dengan buku sastra saja tetapi lebih kepada "Bookness" Buku. Buku studi akademis seperti fisik, benda berbudaya dikenal dengan istilah "Bibliology" atau dalam bahasTa yunani disebut (λογία) atau logia. 
     Produk dari praktik bibliografi  adalah sebuah daftar sistematis buku dan karya lain seperti artikel jurnal. Bibliografi biasanya disisipkan pada bagian akhir tulisan dimana lembar bibliografi berfungsi untuk menuliskan sumber kutipan dari karya tulis yang dibuat.
      Secara umum bibliografi dibagi ke dalam 2 kategori, yaitu : Enumerative Bibliografi (compilative, referensi atau sistematis), yang menghasilkan sebuah gambaran mengenai publikasi dalam kategori tertentu, dan analitis, atau kritis, bibliografi, yang mempelajari produksi buku. di masa lalu bibliografi hanya terfokus pada buku, namun saat ini bibliografi dapat mencakup ke dalam format yang lain dengan menggunakan media teknologi yang sudah tercipta saat ini seperti rekaman, film dan video, objek grafis, database, CD-ROM dan website.

Unsur Bibliografi dan Contoh Penulisan :
a. Nama Pengarang (Harus di tulis dengan lengkap dan jelas agar sumber jelas dan akurat)
b. Judul Buku (Di tulis dengan jelas beserta judul tambahan)
c. Data Publikasi, meliputi (penerbit, tempat terbit, tahun terbit, urutan cetakan, nomor jilid buku, dan tebal (jumlah halaman))
d. Untuk sebuah artikel diperlukan pula judul artikel yang bersangkutan, nama majalah, atau surat kabar, tanggal dan tahun.

Penyusunan Bibliografi :
  •  Nama pengarang diurutkan berdasarkan abjad
  •  Jika tidak terdapat nama pengarang, maka tuliskan judul buku atau artikel yang diurutkan sesuai  dengan abjad
  • Jika untuk seorang pengarang terdapat lebih dari satu bahan refrensi, untuk refrensi kedua dan seterusnya, nama pengarang tidak diikutsertakan, tetapi diganti dengan garis sepanjang 5 atau 7 ketikan
  • Jarak antara baris dengan baris untuk satu refrensi adalah satu spasi, namun jarak antara pokok dengan pokok lain adalah dua spasi
  •  Baris pertama dimulai dari margin kiri, baris kedua dan seterusnya dari tiap pokok harus dimasukkan ke dalam sebanyak tiga atau empat ketikan  


Contoh Bibliografi :
1. Buku sebagai sumber acuan
urutan penyebutannya adalah
  • Nama Pengarang
  • Tahun terbit
  • Judul buku
  • Tempat terbit
  • Nama penerbit
Contoh : Setiabudi, A.N. 1985. Cakrawala Nusantara. Jakarta : Gramedia. Depdikbud 1989. Kisah Penulisa Sebagai Pahlawan, Jakarta : Balai Pustaka.

2. Majalah sebagai sumber acuan
  • Nama Pengarang
  • Tahun terbit
  • Judul artikel
  • Nama majalah
  • No majalah
  • Bulan terbit
  • Tahun terbit
Contoh : Setiabudi, A.N. 1985. “Kisah Penulisa Sebagai Pahlawan” Insert Media, 12 (Desember IV). Jakarta

3. Surat Kabar sebagai acuan
  • Nama Pengarang
  • Tahun terbit
  • Judul artikel
  • Nama surat kabar
  • Tanggal terbit
  • Tempat terbit
Contoh :Setiabudi, A.N. 1985. “Kisah Penulisa Sebagai Pahlawan” Poskota, 2 November 1988 . Jakarta.

4. Antologi Sebagai acuan
  • Nama Pengarang
  • Tahun terbit karangan
  • Judul karangan
  • Nama Editor
  • Judul antologi
  • Tempat terbit
  • Nama penerbit
 Contoh : Setiabudi, A.N. 1985. “Kisah Penulisa Sebagai Pahlawan” Kasus Retorika Indonesia. dalam Kaswati Purwo (ed), perjuangan pejuang. Jakarta : Univ Gunadarma.

5. Internet sebagai sumber

Contoh : Setiabudi, A.N. 1985. “Kereta maglev masa depan” Wikipedia (online), jilid 5,  No.4, (http://www.atmasetya.com, di akses 15 November 2001)

Referensi :

  • http://allbila-magical.blogspot.com/2010/05/contoh-bibliografi-dan-penjelasan.html
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Bibliografi

Tugas Bahasa Indonesia 2#
Nama : Nuranissa Maimun
NPM : 15111338
Kelas : 3KA31

Kutipan dan Catatan Kaki

Ragam Bahasa

Pengertian Essai dan Contohnya

Kepemimpinan


Kepemimpinan
Pengertian
Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi atau member contoh kepada parapengikut atau bawahannya dalam upaya mencapai tujuan organisasi.
Kepemimpinan menurut para beberapa ahli :
a.       Istilah kepemimpinan dapat didefinisikan sebagai suatu perilaku tertentu dengan tujuan tertentu untuk mempengaruhi aktivitas para anggota kelompok untuk mencapai tujuan bersama yang dirancang untuk memberikan manfaat indivdu dan oganisasi. (Sarros dan butchatsky, 1996).
b.      Leadership means using power to influence the thoughts and actions in such a way that achieve high performance.(Anderson, 1988).
c.       Kepemimpinan adalah pengaruh antar pribadi yang dijalankan dalam suatu situasi tertentu, serta diarahkan melalui proses komunikasi, kearah pencapaian satu atau beberapa tujuan tertentu. (Tannenbaum, Weschler, & Massarik, 1961:24)
d.      Kepemimpinan adalah pembentukkan awal serta pemeliharaan struktur dalam harapan dan interaksi (Stogdill, 1974:411).
e.       Kepemimpinan adalah peningkatan pengaruh sedikit demi sedikit pada dan berada di atas kepatuhan mekanis terhadap pengarahan rutin organisasi ( Katz & Kahn,1978:528).
f.       Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi aktifitas sebuah kelompok yang diorganisasi kea rah pencapaian tujuan ( Rauch & Behling, 1984:46)
g.      Kepemimpinan adalah sebuah proses memberi arti (pengarahan yang berarti) terhadap usaha kolektif dan yang mengakibatkan kesediaan untuk melakukan usaha yang diinginkan untuk mencapai sasaran ( Jacob&Jacques, 1990:281)
h.      Para pemimpin adalah mereka yang secara konsisten memberi kontribusi yang efektif melakukannya (Hosking, 1988:153)
i.        Kepemimpinan sebagai sebuah proses pengaruh social yang dalam hal ini pengaruh yang sengaja dijalankan oleh seseorang terhadap orang lain untuk menstruktur aktifitas-aktifitas serta hubungan-hubungan sebuah kelompok atau organisasi (Yukl, 1994:2).
Beberapa implikasi dari kepemimpinan :
1.      Kepemimpinan berarti melibatkan orang atau pihak lain, yaitu para karyawan atau bawahan dan para karyawan atau bawan tersebut harus menuruti perintah dari sang pemimpin tetapi tanpa adanya mereka maka tidak ada orang yang dapat disebut pemimpin.
2.      Seorang pemimpin yang efektif adalah seseorang dengan kekuasaannya mampu menggugah para bawahannya untuk mencapai kinerja yang memuaskan.
3.      Kepemimpinan harus memiliki kejujuran terhadap diri sendiri (integrity), sikap bertanggung jawab yang tulus (compassion), pengetahuan (cognizance), keberanian bertindak sesuai dengan keyakinan (commitment), kepercayaan kepada diri sendiri dan orang lain (confidence),
Tipe – tipe Kepemimpinan :
1.      Tipe Otokratis

Semua ilmuan yang berusaha memahami segi kepemimpinan otokratik mengatakan bahwa pemimpin yang tergolong otokratik dipandang sebagai karakteritik yang negatif.Dilihat dari persepsinya seorang pemimpin yang otokratik adalah seseorang yang sangat egois. Seorang pemimpin yang otoriter akan menujukan sikap yang menonjolkan “keakuannya”.

Berikut ini merupakan bentuk sikap pemimpin yang otoriter :
a.       Kecenderungan memperlakukan para bawahannya sama dengan alat-alat lain dalam organisasi, seperti mesin, dan dengan demikian kurang menghargai harkat dan martabat mereka.
  1. Pengutamaan orientasi terhadap pelaksanaan dan penyelesaian tugas tanpa mengkaitkan pelaksanaan tugas itu dengan kepentingan dan kebutuhan para bawahannya.
  2. Pengabaian peranan para bawahan dalam proses pengambilan keputusan.
Gaya kepemimpinan yang dipergunakan pemimpin yang otokratik antara lain:
1.    Menuntut ketaatan penuh dari para bawahannya.
2.    Dalam menegakkan disiplin menunjukkan keakuannya.
3.    Bernada keras dalam pemberian perintah atau instruksi.
4.    Menggunakan pendekatan punitif dalamhal terhadinya penyimpangan oleh bawahan.
2.      Tipe Paternalistik
Tipe pemimpin paternalistik hanya terdapat di lingkungan masyarakat yang bersifat tradisional, umumnya dimasyarakat agraris. Salah satu ciri utama masuarakat tradisional ialah rasa hormat yang tinggi yang ditujukan oleh para anggiota masyarakat kepada orang tua atau seseorang yang dituakan. Pemimpin seperti ini kebapakan, sebagai tauladan atau panutan masyarakat. Biasanya tiokoh-toko adat, para ulama dan guru. Pemimpin ini sangat mengembangkan sikap kebersamaan.
3.      Tipe Kharismatik
Tidak banyak hal yang dapat disimak dari literatur yang ada tentang kriteria kepemimpinan yang kharismatik. Memang ada karakteristiknya yang khas yaitu daya tariknya yang sangat memikat sehingga mampu memperoleh pengikut yang jumlahnya kadang-kadang sangat besar. Tegasnya seorang pemimpin yang kharismatik adalah seseorang yang dikagumi oleh banyak pengikut meskipun para pengikut tersebut tidak selalu dapat menjelaskan secara konkret mengapa orang tersebut dikagumi.
4.      Tipe Laissez Faire
Pemimpin ini berpandangan bahwa umumnya organisasi akan berjalan lancar dengan sendirinya karena para anggota organisasi terdiri dari orang-orang yang sudah dewasa yang mengetahui apa yang menjadi tujuan organisasi, sasaran-sasaran apa yang ingin dicapai, tugas apa yang harus ditunaikan oleh masing-masing anggota dan pemimpin tidak terlalu sering intervensi.

5.      Tipe Kepemimpinan Militeristik

Tipe kepemimpinan militeristik ini sangat mirip dengan tipe kepemimpinan otoriter. Adapun sifat-sifat dari tipe kepemimpinan militeristik adalah:
  1. Lebih banyak menggunakan sistem perintah/komando, keras dan sangat otoriter, kaku dan seringkali kurang bijaksana.
  2. Menghendaki kepatuhan mutlak dari bawahan,
  3. Sangat menyenangi formalitas, upacara-upacara ritual dan tanda-tanda kebesaran yang berlebihan,
  4. Menuntut adanya disiplin yang keras dan kaku dari bawahannya,
  5. Tidak menghendaki saran, usul, sugesti, dan kritikan-kritikan dari bawahannya,
  6. Komunikasi hanya berlangsung searah.
6.      Tipe Kepemimpinan Populistis

Kepemimpinan populis berpegang teguh pada nilai-nilai masyarakat yang tradisonal, tidak mempercayai dukungan kekuatan serta bantuan hutang luar negeri. Kepemimpinan jenis ini mengutamakan penghidupan kembali sikap nasionalisme.
7.      Tipe Kepemimpinan Administratif/Eksekutif

Kepemimpinan tipe administratif ialah kepemimpinan yang mampu menyelenggarakan tugas-tugas administrasi secara efektif. Pemimpinnya biasanya terdiri dari teknokrat-teknokrat dan administratur-administratur yang mampu menggerakkan dinamika modernisasi dan pembangunan. Oleh karena itu dapat tercipta sistem administrasi dan birokrasi yang efisien dalam pemerintahan. Pada tipe kepemimpinan ini diharapkan adanya perkembangan teknis yaitu teknologi, indutri, manajemen modern dan perkembangan sosial ditengah masyarakat.


8.      Tipe Kepemimpinan Demokratis
Kepemimpinan demokratis berorientasi pada manusia dan memberikan bimbingan yang efisien kepada para pengikutnya. Terdapat koordinasi pekerjaan pada semua bawahan, dengan penekanan pada rasa tanggung jawab internal (pada diri sendiri) dan kerjasama yang baik. kekuatan kepemimpinan demokratis tidak terletak pada pemimpinnya akan tetapi terletak pada partisipasi aktif dari setiap warga kelompok.
Kepemimpinan demokratis menghargai potensi setiap individu, mau mendengarkan nasehat dan sugesti bawahan. Bersedia mengakui keahlian para spesialis dengan bidangnya masing-masing. Mampu memanfaatkan kapasitas setiap anggota seefektif mungkin pada saat-saat dan kondisi yang tepat.
Teori Kepemimpinan

Tokoh – tokoh Pemimpin yang berhasil dalam bidangnya
JOHN F KENNEDY
Tokoh penting AS di era Perang Dunia. Pemimpin besar yang menjadi panutan pemimpin-pemimpin modern di Amerika Serikat. Tegas, bijak, serta piawai menggunakan otaknya. Salah satu pemimpin paling bijaksana yang pernah berpijak di muka bumi.
CHE GUEVARA
Adalah pejuang revolusi Marxis Argentina dan seorang pemimpin gerilya Kuba. Keberaniannya melebihi singa, jiwanya berapi membara membakar semangat pasukannya. Salah satu pemimpin militer terbaik yang pernah ada di era modern. Kekuatannya setara Caesar dengan kombinasi sifat langka manusia yang kental dalam darahnya.
VLADIMIR ILYICH UYANOV
Salah satu pemimpin paling berpengaruh dalam sejarah politik dunia. Seorang revolusioner penting dan pemimpin besar bangsa Russia. Kecerdasannya adalah mutlak, kepemimpinannya amat menonjol dalam lembar sejarah hitam putih. Seorang pemimpin yang menjadi panutan turunan Russia hingga sekarang.
NELSON MANDELA
Pemimpin Afrikan yang identik dengan kata “Apartheid”. Pria kulit hitam yang begitu menentang pengelompokan ras manusia. Pembunuh Apartheid yang terkenal, legenda hidup yang masih bersinar di daratan benua hitam. Sang Madiba yang agung dan legendaris. Sifatnya yang tegar dan berani dalam menegakan kemanusiaan di muka bumi.
ABRAHAM LINCOLN
Pemimpin besar AS yang bersifat tegar dan pantang menyerah. Bapa kemerdekaan Amerika, julukan yang Ia dapat setelah melaksanakan usaha heroiknya menumpas perbudakan di Amerika Serikat yang berakhir tragis. Presiden yang berkorban nyawa atas perbuatannya menentang perbudakan.
NAPOLEON BONAPARTE
Adalah realitas dari tokoh Robin Hood. Penegak keadilan bermodal semangat dan kepercayaan pada keadilan. Kaisar besar penakluk bangsa Prancis yang berselimut ketidak adilan. Seorang tokoh panutan para pemimpin militer hingga saat ini. Sifat paling terkenalnya adalah keyakinannya akan keadilan.
ISA AL MASIH
Nabi yang menjunjung tinggi rasa kasih sayang sesama makhluk hidup. Contoh sifat manusiawi yang amat manusiawi. Sebuah cerminan sifat Budha Ghautama yang melegenda. Nabi yang menunjukan bagaimana manusia bisa berjiwa sesuci malaikat dengan pandangan bahwa semua makhluk patut dihargai dan diperlakukan sama.
MAHMUD AHMADINEJAD
Salah satu pemimpin yang menjadi cermin kesederhanaan umat Tuhan yang mulia. Pria yang menjadi presiden ke 6 Iran ini menunjukan bahwa semua manusia adalah sama. Kemewahan dan harta hanya racun belaka, kekayaan yang sesungguhnya adalah bagaimana seorang pemimpin berkorban untuk rakyatnya dan menjunjung tinggi keadilan serta selembar contoh perilaku dan moral yang bijak. Satu-satunya Presiden yang sangat amat merakyat di jaman modern ini.

Referensi :
·